MeTidak dapat di sangkal lagi bahwa kebutuhan masyarakat dewasa ini akan informasi publik sangatlah tinggi.Ini karena begitu cepatnya informasi yang dengan mudah di peroleh oleh masyarakat.Bak tiada ruang sekat antara satu sama lain, antara negara satu dengan negara lainya.Dengan di dukungnya perkembangan teknologi yang seakin tinggi menjadi perkara yang mudah bagi media-media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara luas.Ini juga tidak terlepas dari fakta sejarah perjalanan bangsa, dimana ketika masyarakat memasuki era orde baru,hak akan berbicara di publik sangatla di batasi, sehingga tentu saja media massa kesulitan dalam penyampaian informasi kepada mayarakat, disamping itu masyarakat juga sulit dalam memperoleh informasi.Namun setelah rezim erde baru turun dan di ganti oleh rezim reformasi, pada saat itulah indonesia memasuki gerbang demokrasi baru. Disisi lain ini sangat menguntungkan bagi perkembangan pers indonesia. Tantangan yang dihadapi media saat ini relatif berbeda dengan di masa Orde Baru. Negara, yang di masa lalu merupakan momok penting bagi kebebasan pers melalui sensor dan pembredelan, kini tak seperkasa dulu. Namun, ancaman sensor dan intervensi tak lantas menghilang.Dan dari perkembangan media sendiri sangatlah meningkat,dimana banyak media yang bermunculan di tengah-tengah masyarakat.Masyarakat dengan mudah memilih dan memilah media mana yang akan di konsumsi.Namun perlu dicermati juga adalah sifat pemberitaan media itu sendiri.Dengan adanya kebebasan pers ini jika tanpa adanya kontrol dari masyarakat dan juga kepada pengelola media tentang pentingnya kode etik dalam jurnalis yang sangat dikawatirkan adalah adanya rekayasa pemberitaan, sehingga hanya akan membingungkan masyarakat saja. Disinilah sifat profesionalsme jurnalis sangat dibutuhkan,independensi jurnalistik adalah tolak ukurnya. Kode Etik Jurnalistik menempatkan independensi sebagai prinsip pertama yang harus dimiliki jurnalis, juga media, dalam menjalankan profesi ini. Sebagai mata dan telinga masyarakat, sikap independen jurnalis dan media sangat penting agar publik bisa mengambil tindakan berdasarkan informasi yang betul-betul obyektif, bukan dari informasi yang lahir karena keberpihakan jurnalis dan media terhadap kepentingan kelompok tertentu –apakah itu kepentingan pemilik media atau pemasang iklan(aliansi jurnalis independen). Dalam menyikapi pergolakan dunia jurnalistik akhir-akhir ini,persatuan lembaga pers mahasiswa yang ada di universitas trunojoyo,bangkalan, mengadakan diklat dasar jurnalistik,yang bertema”mengembalikan citra pers yang independen”.Dalam kesempatan itu,sekjen PPMI(persatuan pers mahasiwa indonesia) dewan madura, mengatakan bahwa di era globalisasi seperti sekarang ini sangat sulita menemukan media pers yang independen.kabanyakan media sekarang lebih menitik beratkan pada ”profit orieantit”, sehingga sangat muncul akan keberpihakan.dan akhirnya masyarakat yang dibingungkan.
9 Nov